Apakah Pemerintah akan Memblokir Jejaring Sosial?

By | 17 February 2010

Pemerintah mempunyai peran strategis secara hukum untuk menyelesaikan polemik penggunaan jejaring sosial oleh anak dan remaja Indonesia dengan memberi sanksi tegas terhadap pelanggarnya, termasuk memblokir laman itu, kata Edmond Makarim kepada Antara News, Selasa, di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat.

Dosen hukum telematika UI ini mengatakan, melalui polisi, pemerintah berwenang meminta informasi tertentu kepada situs jejaring sosial untuk kepentingan penegakan hukum.

“Pemerintah bahkan bisa memblokir jejaring sosial jika sudah dianggap mengganggu stabilitas negara,” tegas peneliti senior Lembaga Kajian Hukum Teknologi Fakultas Hukum UI itu.

Baca :   3 Setting Keamanan & Privacy FaceBook

Dia melanjutkan, selain pemerintah, yang juga memainkan peran pokok dalam menjauhkan anak-anak dari pengaruh buruk jejaring sosial adalah masyarakat dan keluarga, bahkan keluarga menjadi saringan terkuat terhadap perkembangan komunikasi berbasis internet.

“Orangtua harus bisa mengenali kapan seorang anak pantas mengakses internet,” tegasnya.

Edmond bahkan menyebut orangtua bisa menggunakan piranti lunak untuk memblokir laman-laman internet yang melanggar susila dan norma masyarakat.

Baca :   Video Ariel Peterpan dan Bunga Citra Lestari (BCL)

Namun upaya itu belum cukup tanpa menuntut peran pihak lain seperti pengelola warung internet (warnet) dan produsen teknologi informasi, karena meski pengawasan sekolah dan orangtua sudah optimal, maraknya warnet dan aplikasi “gadget” atau “smart phone” membuat orangtua semakin susah melindungi anak dari dampak buruk jejaring sosial.

“Penyedia jasa internet seperti warnet harus membangun tata kelola yang benar,” katanya menawarkan solusi.

Caranya, demikian Edmond, dengan membangun warnet yang tidak tertutup atau mencatat orang-orang yang menggunakan jasa warnet, sementara untuk “gadget” orangtua sebaiknya menimbang apakah anak benar-benar membutuhkan jenis teknologi seperti itu.

Baca :   Konfigurasi Google Talk di Pidgin

Edmond menolak menabukan jejaring sosial untuk anak karena manfaat jejaring sosial untuk masyarakat terlampau banyak.

“Yang harus ditindak adalah konten dan oknum yang menyalahgunakan jejaring sosial itu. Dan yang terpenting adalah etika masyarakat. Itulah yang mendasar dalam pembangunan negara dan bangsa,” pungkas Edmond. (*)

sumber: ant
Share and Enjoy

3 thoughts on “Apakah Pemerintah akan Memblokir Jejaring Sosial?

  1. cah ndeso

    Dilema berkepanjangan ya Kang? Diblokir pasti ujung2nya demo. Ndak diblokir, disalahgunakan pihak yg tdk bertanggungjawab. Sementara ini Cah Ndeso nonton dulu aja ah :D

  2. paidjo Post author

    sebenarnya semua itu terletak pada diri kita masing2, bagaimana meletakan sesuatu itu pada tempatnya.. cuma mungkin pada lebay semua jadinya kebablasan.. :)

  3. Pingback: www.paidjo.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Security Comments : *

[+] kaskus emoticons