Validasi W3C

By | 8 May 2012

Blog dengan alamat http://blogs.web.id sudah tervalidasi W3C, walaupun mungkin awalnya banyak sekali error sana sini. Setelah beberapa kali diperlukan pembenahan dan sukses tanpa error saat dicheck di W3C. Anda mungkin bertanya-tanya Apa Fungsi Validasi HTML ?

Valid XHTML 1.0 Transitional

Konsorsium Waring Wera Wanua (bahasa Inggris: World Wide Web Consortium) biasa disingkat (W3C) adalah suatu konsorsium yang bekerja untuk mengembangkan standar-standar untuk Waring Wera Wanua. Spesifikasi teknologi-teknologi utama yang dipakai sebagai basis utama web, seperti URL (Uniform Resource Locator), HTTP (Hypertext Transfer Protocol), dan HTML (HyperText Markup Language) dikembangkan dan diatur oleh badan ini.

Validasi html bukan barang baru lagi, terlebih umurnya sudah hampir 8 tahun sejak pertama kali dikeluarkan oleh W3C. Standarisasi dokumen html sudah dikeluarkan dan disyahkan sejak Januari 2000. Solusinya kembali kepada standarisasi html tadi. Dokumen html yang valid (mengikuti aturan) menurut W3C akan ditampilkan sama pada berbagai macam browser, baik internet explorer atau firefox mozilla.

Baca :   10 Langkah Menyambut Ramadhan

Standarisasi  yang di terapkan oleh W3C saat ini sering disebutnya dengan xhtml, bukan lagi html. xhtml adalah versi lanjutan dari html. Artinya xhtml adalah dokumen html yang sudah mengikuti aturan standar dari W3C. xhtml kepanjangannya eXtensible html, sehingga xhtml adalah versi bersih dari html.

Jila kita sudah pernah belajar HTML, akan dengan mudah kita mengenal xhtml. Ada beberapa poin penting yang membedakan (atau lebih tepat disebut dengan perbaikan) dari html:

  • Tag harus dituliskan dengan huruf kecil
  • Setiap nilai atribut harus diberi tanda petik (quote)
  • Semua tag harus ditutup (ada awal dan akhirnya)
  • Atribut yang biasanya hanya dituliskan tunggal, tetap harus diberi nilai (value )
Baca :   Cara Aman Memakai Kondom

Perbedaanya hanya sedikit, tapi itu semua berpengaruh terhadap proses validasi yang nantinya akan berpengaruh terhadap tampilan di masing-masing browser. Browser seperti IE atau firefox memiliki model parsing sendiri terhadap kode html, dan model parsing ini bekerja berdasarkan standarisasi yang ditetapkan W3C.

Baca :   Seperti Apa SMS Jitu Penakluk Wanita?

Jika anda mengalami perbedaan tampilan pada browser untuk meminimalkan terjadinya perbedaan tampilan tersebut, ada beberapa tips yang bisa membantu :

  1. Usahakan menggunakan standard xhtml dalam koding html. Untuk melakukan pengcekan validasi html.
  2. Usahakan menggunakan kode css untuk mendesain tampilan html, karena lebih bisa diterima disemua browser. Untuk melakukan pengecekan validasi css.
  3. Usahakan ketika development web, cobalah menggunakan browser-browser yang paling banyak dipakai oleh pengguna internet, misalnya : IE, Mozilla Firefox, dan Opera.
  4. Jika memakai dreamweaver ada fasilitas convert ke xhtml, cukup membantu meskipun ada kelemahan pada beberapa kasus.
Sumber: http://pdjo.us/3fyovb
Share and Enjoy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Security Comments : *

[+] kaskus emoticons